Olympus Mons

Wednesday, 14 February, 2007 at 8:07 PM Leave a comment

olympus_mons.jpgDi Bumi, kita mengenal Mount Everest, yang legendaris, sebagai puncak tertinggi di atas permukaan Bumi. Gunung berapi tertinggi di Bumi jika dihitung dari kakinya adalah Mauna Loa setinggi 9 kilometer, dengan lebar kaki 120 kilometer yang menapak di dasar Samudra Pasifik.

Namun, prestasi ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Olympus Mons. Yaitu gunung tertinggi di Mars yang mencapai 24 kilometer, dengan lebar kaki 500-600 kilometer. Lebar kaldera yang terbentuk akibat letusannya miliaran tahun lampau sekitar 80 kilometer. Bisa dibayangkan betapa tingginya gunung ini sebelum meletus. Olympus Mons disebut-sebut sebagai gunung tertinggi di Tata Surya. Wuih!

Di Mars memang banyak terdapat gunung api raksasa. Termasuk yang telah padam, seperti Arsia Mons, Ascraenus Mons, dan Pavonis Mons. Gunung-gunung ini terdapat di dataran tinggi Tharsis sepanjang 4.000 kilometer dengan ketinggian 4.000 kilometer.

Perlu diketahui, Mars memiliki profil permukaan yang unik. Di belahan selatan merupakan daerah yang penuh kawah dan alur-alur mirip saluran. Sedangkan gunung-gunung berapi itu terdapat di belahan utara. Seolah, melihat Mars, mirip dua belahan dari planet berbeda yang disetangkupkan. Kondisi yang berbeda dengan di Bumi tentunya.

olympus-mons-mgs-mid-size.jpgAdalah rendahnya gravitasi Mars akibat ukurannya yang kecil dan tidak adanya aktivitas tektonik lempeng yang membuat gunung-gunung di sana demikian tinggi menjulang. Karena tidak adanya aktivitas tektonik, maka dapur magma akan selalu mengeluarkan lava pada titik yang sama. Dengan begitu, gunung yang terbentuk semakin tinggi. Di Bumi karena adanya pergerakan aktivitas tektonik mengakibatkan gunung yang terbentuk tidak begitu tinggi dan muncul pegunungan. dibandingkan gunung-gunung api di Bumi, kebanyakan gunung api di Mars mirip dengan gunung api perisai di Kepulauan Hawaii namun berukuran jauh lebih besar.

Seperti halnya daerah pegunungan yang memiliki ngarai, di Mars pun terdapat ngarai besar dan alur permukaan yang berasal dari sungai purba dan bekas banjir bandang. Ngarai terbesar di Mars dinamakan Valles Marineris dengan panjang 4.000 kilometer dan dalam 2-7 kilometer. Berada di sebelah timur dataran Tharsis, seperti halnya dataran tinggi Tharsis dan gunung api, ngarai itu terbentuk akibat terangkatnya sebagian kerak Mars.

Proses pembentukan Valles Marineris itu disertai dengan longsornya lereng rekahan dan air yang berasal dari dalam Mars meresap melalui celah dinding rekahan sehingga terjadi proses pelongsoran tebing. Akibatnya, rekahan yang terbentuk menjadi sangat lebar. Bahwa Mars pernah terdapat kelimpahan air bisa dilihat dari adanya alur bekas sungai kering di ujung Valles Marineris.

Berbagai penelitian mencoba menjawab ada di mana air yang dulu pernah ada di Mars, sekarang ini. Ternyata selain membeku di tudung kutubnya, air beku terperangkap di batuan-batuan Mars. Penelitian terinci mengenai dataran tinggi, gunung, dan ngarai akan membantu memahami struktur bagian dalam Mars.

(Taufik – Club Astronomi Bondowoso)

Entry filed under: Info-Berita. Tags: .

Kondom Tertua Kelemahan Virus AIDS Berhasil Terdeteksi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

February 2007
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728  

Statistik

  • 40,052 hits

Galeri Photo

Can't sleep..

Kesian.. Korban kedua.. Itu burung nabrak kaca hotel JW.Maerot medan..

Perintis kemerdekaan, medan.. lt.1929 JW.M

DSC_0545-608481879

DSC_05431183489326

More Photos

%d bloggers like this: