Petang Sang Papandayan

Friday, 13 July, 2007 at 11:18 AM Leave a comment

batur004thumbnail.jpg

Begitu tajam jingganya membias

Matahari beranjak buka malam

Itu..disana..di sejajaran gunung

Dekat puncak pertama di arahku

Seakan ia letih setubuhi gunung

 

Aku bersimpuh selepas ashar

Usai panjat doa pujian untuk-Nya

Do’a-do’a harap ke-ridhoan-Nya

Do’a untuk Ibuku, Ayahku

Untuk saudara sedarah dan seimanku
Untukku dan penggugah hatiku

 

Terkesima usai ku panjat do’a

Setelah kedua telapak tangan

Membasuh penuh muka ini

Tertangkap jingga telak diretina..

Mengedip sesaat hangat menerang abadi

Entry filed under: Makna Kata. Tags: .

Hanya Sesaat Melemah Pada bukit berselimut kabut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

July 2007
S M T W T F S
« May   Aug »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Statistik

  • 40,052 hits

Galeri Photo

Can't sleep..

Kesian.. Korban kedua.. Itu burung nabrak kaca hotel JW.Maerot medan..

Perintis kemerdekaan, medan.. lt.1929 JW.M

DSC_0545-608481879

DSC_05431183489326

More Photos

%d bloggers like this: