Fosil Hutan Tersembunyi di Tambang Batubara

Monday, 6 August, 2007 at 1:27 PM 1 comment

fosil_hutan-copy.jpgSalah satu temuan di dinding tambang batubara berupa fosil tumbuhan sejenis pakis yang disebut pteridosperm memiliki daun selebar sekitar 6 centimeter.

Para pekerja sebuah tambang batubara di Illinois, AS terkejut saat melihat lukisan di dinding tambang yang menggambarkan pemandangan masa lalu. Setelah mengebor emas hitam yang mereka inginkan, pada langit-langit gua bekas pengeboran terlihat jejak lumut, semak belukar, dan tumbuh-tumbuhan purba lainnya. Sebagaimana dilaporkan dalam jurnal Geologi edisi terbaru, fosil vegetasi purba yang diperkirakan berumur 300 juta tahun memenuhi kawasan tambang hingga seluas 10 kilometer persegi. Ini merupakan fosil hutan terbesar yang pernah ditemukan.

“Kami turun ke tambang sampai sekitar seratus meter di bawah permukaan tanah. Kami kemudian menyusuri orong-lorong gelap gulita yang panjangnya beberapa kilometer dengan fosil hutan di langit-langitnya,” ujar Dr. Howard Falcon-Lang, pakar kebumian dari Universitas Bristol yang menemukan situs tersebut. Hanya dengan lampu penerang di bagian atas helmnya, ia dan sejumlah peneliti gabungan dari AS dan Inggris dapat memetakan hutan purba tersebut.

Mereka menemukan jejak keragaman ekologi yang sangat kompleks. Jenis tumbuh-tumbuhan paling banyak ditemukan berupa sejenis pakis yang tingginya sekitar 4 meter dan membentuk sub-kanopi yang menaungi vegetasi di bawahnya. Namun, ada jenis paku-pakuan raksasa yang tingginya mencapai 40 meter.

“Temuan ini sangat bernilai,” ungkap Profesor Andrew Scott, akar paleobiologi dari Royal Holloway University London, Inggris. Kenakeragaman hayati yang jelas terlihat dari kumpulan fosil tumbuh-tumbuhan menjadi sumber informasi yang penting untuk mempelajari sejarah hutan purba. Menurut Scott, proses pembentukan fosil di wilayah ini sangat lain dan lebih dinamis dibandingkan kawasan lainnya.

Epos Pennsylvania yang berlangsung antara 229-325 juta tahun lalu diperkirakan puncak periode pembentukan formasi batubara di wilayah tersebut. Deposit tambang dan fosil di Illinois itu mungkin terbentuk karena gempa besar yang menyebabkan kawasan tersebut lebih rendah dari permukaan laut. Hutan yang terendam air garam kemudian mati dan mulai tertutup endapan-endapan selama jutaan tahun sampai menjadi batubara.

Biasanya, para ilmuwan mencari tahu sejarah kebumian dengan mengebor lapisan batuan secara vertikal dan mempelajari lapisan demi lapisan. Tapi, dengan temuan ini mereka dapat mempelajari satu periode kehidupan di Bumi secara rinci yang terekam dalam satu lapisan yang sangat luas.

Entry filed under: Info-Berita. Tags: .

Completely Gravitational Collapsed Stars (Black Hole) Entah Apa

1 Comment Add your own

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

August 2007
S M T W T F S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Statistik

  • 40,052 hits

Galeri Photo

Can't sleep..

Kesian.. Korban kedua.. Itu burung nabrak kaca hotel JW.Maerot medan..

Perintis kemerdekaan, medan.. lt.1929 JW.M

DSC_0545-608481879

DSC_05431183489326

More Photos

%d bloggers like this: