“Duo Mutiara Hitam” Penentang Rasisme

Tuesday, 13 January, 2009 at 3:09 PM 1 comment

martinlk_malcolmx_editHitam tak selamanya kelam, dari hitamlah putih nampak terang. Dan putihnya hitam lebih lama dikenang. Kenyataan ini dapat dilihat dari dua tokoh hitam asal Amerika. Dalam balutan kulit hitam, tersimpan hati putih mereka yang abadi dihargai penduduk bumi.

MALCOLM X atau Malik al-Shabazz, terlahir dengan nama asli Malcolm Little pada 19 Mei 1925 di Omaba Nebraska Amerika. Sebagai keturunan Afrika-Amerika sejak kecil Malcolm sudah akrab dengan diskrimasi. Malcolm dan keluarganya sering menjadi sasaran penembakan, pembakaran rumah, pelecehan dan ancaman karena sang ayah pendeta Earl menjadi anggota UNIA (Universal Negro Improvement Association). Sebuah organisasi rintisan Marcos Aurelius Garvey untuk mewadahi perbaikan hidup orang negro.

Kesedihan Malcolm memuncak saat usia enam tahun, ayahnya terbunuh. Kehilangan sosok ayah merubah Malcolm menjadi anak liar. Usia 15 tahun sekolahnya drop out, ia pun masuk dalam germerlap dunia hitam. Kehidupan antargank, pencurian, mariyuana, narkotika, minuman keras dan perjudian dijalaninya. Usia 20 tahun, Malcolm masuk pengadilan karena kasus pencurian dan didakwa 7 tahun penjara.

malcolm_x1Selama dalam penjara Charlestown State, Malcolm menemukan jati diri. Dia rajin menulis surat untuk saudaranya bernama Philbert, juga kerap diskusi bareng saudara perempuannya Hilda yang sering mengunjunginya. Dari kedua saudaranya itu Malcolm mengenal Islam, sebab Philbert dan Hilda adalah pengikut Nation of Islam (Nol). Selanjutnya Malcolm mengenal pemimpin Nol Mr Elijah Muhammad. Berkat Elijah-lah, Malcolm memahami ketertindasan dan ketidakadilan yang dialami ras hitam sepanjang sejarah.

Sejak itulah Malcolm X menjadi napi yang kutu buku. Ia menekuni sastra, agama, bahasa, dan filsafat. Saat bebas, dirinya langsung pergi ke Detroit untuk bergabung dengan NoI. Dengan bergabungnya Malcolm, NoI berkembang menjadi organisasi yang berskala nasional. Malcolm sendiri menjadi figur ternama, mulai dari wawancara di televisi, majalah, dan pembicara di berbagai universitas serta forum lainnya mengatntarkan Malcolm ke gerbang internasional. Kepopulerannya diperoleh dari kata-katanya tegas, lantang dan kritis. Ia menyuarakan kesulitan maupun diskriminasi yang dialami kaum negro.

malcom_prayingSayangnya, Nol ternyata bersikap kurang baik, Nol menolak bantuan apapun dari orang kulit putih yang mendukung perjuangan antidiskriminasinya. Keadaan ini membuat Malcolm kurang cocok dan memutuskan keluar dari organisasi ini.

Perasaan bahwa semua manusia adalah sama dan tidak ada perbedaan, makin menguat di hati serta pikiran Malcolm. Ini adalah berkah yang diperoleh Malcolm setelah menjalankan ibadah haji pada April 1964. Rasa haru, persaudaraan, kemurahan hati dan tidak mementingkan diri sendiri yang dirasakan Malcolm X ketika di kota Mekah membuka mata hatinya untuk tidak lagi berjuang meraih keadilan dengan melempar dakwaan kepada ras lain. Maka beberapa bulan setelah pulang dari ibadah haji, Malcolm X mendirikan Organization of Afro-Amerika Unity pada tanggal 28 Juni 1964. Ironisnya, belum genap setahun Malcolm menyuarakan kebebasan, keadilan, persamaan kehidupan, kemerdekaan serta kebahagiaan untuk semua orang. Ia meninggal saat memberi ceramah di salah satu hotel di New York. Malcolm tewas di tembak oleh tiga orang yang juga sama dengan dirinya yakni orang-orang Afro-Amerika pada 21 Februari 1964. Entah apa motivasi dan siapa dalang dibalik pembunuhan Malcolm. Yang pasti impian Malcolm X menyebarkan visi antirasisme dan nilai-nilai Islam yang humanis mampu menggugah kalangan Afro-Amerika dan dunia.

Pesan terakhirnya dalam otobiografi yang ditulis oleh Alex Harley “Saya tahu masyarakat seringkali membunuh orang-orang yang berusaha mengubah mereka menjadi lebih baik. Jika saya mati dengan membawa cahaya bagi mereka dengan membawa kebenaran hakiki yang akan menghancurkan kanker rasisme yang menggerogoti tubuh AS semua itu terserah kepada Allah SWT. Sementara itu kesalahan atau kekhilafan dalam upaya saya itu semata-mata adalah dari saya sendiri”.

Malcolm X bukanlah satu-satunya pejuang kulit hitam dalam mencari persamaan hak hidup. Seorang penganut Kristen yang kelahirannya selisih empat tahun dari Malcolm juga bervisi sama. Namanya Martin Luther King, Jr lahir pada 15 Januari 1929 di Atlanta Georgia dari pasangan pendeta Martin Luther, Sr dan Alberta Williams King.

martin_luther_king_jrBerbeda dengan masa muda Malcolm yang penuh dengan catatan hitam, King lebih beruntung karena terlahir dari keluarga harmonis. Kakeknya adalah Pendeta di Ebenezer Baptist Church, begitupula dengan sang ayah. Martin juga menjalani pendidikan dengan baik. Setelah lulus SMA pada usia 15 tahun, ia berhasil meraih gelar dari berbagai universitas. Termasuk dari Morehouse College, dengan gelar Bachelor of Arts dalam bidang Sosiologi pada tahun 1948, Seminari Teologi Crozer di Chester Pennsylvania dengan gelar Bachelor of Divinity (Sarjana Teologi) tahun 1951. Serta sukses meraih gelar Ph.D dalam teologi sistematika Boston University pada tahun 1955.

Martin menikah dengan Coretta Scott yang juga seorang intelektual muda dikaruniai dua anak laki-laki dan dua perempuan.

Tahun 1954 Martin diterima sebagai pendeta Baptis di Dexter Avenue Baptist Church kota Montgomery, Alabama. Ia selalu bekerja keras menyuarakan kebersamaan hak. Dalam seluruh aksinya, ia mengikuti prinsip-prinsip Mahatma Gandhi untuk menghindari kekerasan. Berkat aksi damianya itu, Martin sukses besar tetapi secara berangsur-angsur orang-orang kulit hitam muda menjauhinya. Sebab mereka tidak dapat menerima antikekerasan yang dikampanyekan Martin, namun King tidak pernah berhenti meluaskan programnya.

Antara tahun 1957 – 1968, King melakukan perjalanan jauh lebih dari enam juta mil dan sudah berpidato ratusan kali. Selain berbicara ia juga menulis lima buku dan beberapa artikel. Salah satu aksi Martin yang menyedot perhatian dunia, ketika ia memimpin protes di Birmingham Alabama dengan tulisan “Letter from a Birmingham Jail”, sebagai wujud revolusi kaum negro. Kebesaran King makin nyata dari ucapannya sebagai pendeta manakala ia memimpin parade berbaris di Washington (28 Agustus 1963) yang menggaet masa 250.000 orang. Dengan ucapan berjudul ” I HAVE A DREAM ” membuat Martin makin terkenal, dipuja dan mendapat banyak gelar terhormat. Termasuk lima honorary degrees, Man of the Year dari majalah Time serta secara simbolis diakui sebagai pemimpin American blacks bahkan kaum hitam di dunia. Berkat kebesarannya itu pula Martin menerima Nobel berikut uang sebesar $54,123.

james-earl-ray_editSenja 4 April 1968, ketika Martin berdiri di balkon sebuah motel di Memphis Tennessee untuk memimpin protes damai ia tewas tertembak. Kematiannya menyebabkan banyak kerusuhan dan bentrokan di berbagai kota di seluruh Amerika Serikat. Maklum dia termasuk pemimpin penting dalam menciptakan perdamaian di AS khususnya dan dunia umumnya. Setahun setelah terbunuhnya Martin, James Earl Ray mengaku sebagai pembunuh Martin. Namun kemudian James Earl Ray mengubah cerita dari berita acara pemeriksaan dan ia membuat pernyataan yang menegaskan bahwa ia tidak melakukan pembunuhan terhadap Martin, sampai ia meninggal dalam penjara pada tahun 1998 di usia 70 tahun.

Saking pentingnya keberadaan Martin, hari lahirnya (15 Januari) diperingati sebagai Hari Martin Luther King Jr. Meski usaha menjadikan hari ulang tahun Martin sudah dimulai sejak empat hari setelah pembunuhannya. Namun baru resmi menjadi hari libur federal setelah Presiden Ronald Reagan menandatangani undang-undang Hari Martin Luther King Jr. pada 2 November 1983. Awalnya, sejumlah negara bagian menolak hari libur itu, termasuk menyarankan nama lain atau menggabungkannya dengan hari libur lain. Hingga tahun 1989, Hari Martin Luther King Jr. hanya diterima oleh 44 negara bagian, dan baru pertama kali dirayakan secara resmi di 50 negara bagian pada tahun 2000. Hari Martin Luther King adalah satu-satunya hari libur federal yang diperingati orang Amerika Serikat sebagai hari libur nasional.

MALCOLM X dan MARTIN LUTHER KING adalah dua mutiara hitam Amerika bahkan dunia yang memiliki banyak persamaan. Dari huruf awal nama mereka (M), warna kulit, pesan perdamaian, perjuangan antidiskriminasi yang disuarakan bahkan kematiannya. Berkat perjuangan keduanya, para rapper dan pemain bola papan atas dunia kini bertabur sanjungan tanpa adanya perbedaan. Berkat mereka pula, kaum negro di seluruh dunia bebas meraih apa yang diimpikannya.

Entry filed under: Info-Berita. Tags: .

Islamnya Napoleon Bonaparte Sebuah Lagu Untuk Gaza

1 Comment Add your own

  • 1. adlul  |  Monday, 26 April, 2010 at 9:38 AM

    mantap ceritanya…!

    saya mencari artikel tentang sososk muslim MALCOLM X…!!

    txs

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

January 2009
S M T W T F S
« Dec   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Statistik

  • 40,052 hits

Galeri Photo

Can't sleep..

Kesian.. Korban kedua.. Itu burung nabrak kaca hotel JW.Maerot medan..

Perintis kemerdekaan, medan.. lt.1929 JW.M

DSC_0545-608481879

DSC_05431183489326

More Photos

%d bloggers like this: